Minggu, 28 Juni 2020


Penyakit Diabetes Melitus Yang Sering Terjadi di Masyarakat

Pendahaluan
Diabetes mellitus adalah penyakit hiperglikemia yang ditandai oleh ketidakadaan insulin atau insesnsivitas terhadap insulin.diabetes mellitus karena penurunan kecepatan insulin oleh sel-sel beta pula Langerhans. Biasanya dibagi dalam dua jenis berbeda : diabetes javanilis, yang biasanya tapi tak selalu dimulai mendadak pada awal kehidupan  dan diabetes dengan maturotas yang dimulai diusia lanjut dan terutama pada orang kegemukan.
Penderita penyakit diabetes melitus bisa meninggal karena penyakit yang dideritanya atau karena rumit yang ditimbulkan oleh penyakit ini misalnya penyakit ginjal, gangguan jantung dan gangguan ansaraf. Penyebab diabetes mellitus bisa karena oleh berbagai ha, dan juga berada berbagai tipe diabetes mellitus. Ada beberapa fakta yang ditimbulkan bagi penderita diabetes melitus juga cara mengobatinya.
Pembahasan
A.   Pengertian

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang masih menjadi masalah utama dalam kesehatan baik di dunia maupun di Indonesia. DM adalah suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Lebih dari 90 persen dari semua populasi diabetes adalah diabetes melitus tipe 2 yang ditandai dengan penurunan sekresi insulin karena berkurangnya fungsi sel beta pankreas secara progresif yang disebabkan oleh resistensi insulin (American Diabetes Association, 2012).

B.     Tipe-tipe Diabetes Melitus
Ada tiga macam tipe-tipe Diabetes Melitus yaitu Diebetes mellitus Tipe I,II, dan DiabetesGestasional.
·         Diabetes Melitus Tipe I
Diabetes tipe I ditandai dengan sekresi insulin oleh pankreas tidak ada dan sering terjadi pada orang muda. Secara normal, insulin bekerja untuk menurunkan kadar glukosa darah dengan membolehkan glukosa masuk kedalam sel untuk dimetabolisme. Caranya dengan mengikat dirinya secara kuat pada tempat reseptor pada membran sel. Efek utama metabolik insulin adalah di otot dan jaringan adiposa. Pada orang diabetes, kekurangan atau ketiadaan insulin menimbulkan kelaparan pada jaringan ini dan ini menjelaskan mengapa pasien menjadi lelah dan berat badan menurun. Karena insulin tidak digunakan, terjadi penumpukan didalam darah pada orang diabet dan meluap kedalam urine yang menyebabkan haus dan keluarnya urine dalam jumlah yang banyak. Lebih lanjut masalah ini akan menimbulkan komplikasi physiologic, kecuali kalau diberikan penggantian insulin. Sehingga orang yang menderita DM Tipe I perlu injeksi insulin secara teratur dalam hidupnya untuk mencegah ketosis. Suatu komplikasi yang muncul,akibat gangguan metabolisme lemak. Untuk alasan ini, DM tipe I dikenal sebagai IDDM (Insulin Dependent Diabetes Melitus).
Diabetes tipe I diperkirakan timbul oleh destruksi otoimun sel-sela beta pulau Langerhansyang dicetuskan oleh Lingkungan. Serangan otoimun bisa timbul setelah infeksi virusmisalnya gondongan (penyakit gondok), rubella, sitomegalovirus Kronik, atau setelah piyama obat atautoksin (misalnya golongan nutrosamin yang berada pada daging yang diawetkan
·         Diabetes Melitus Tipe II  
Diabetes Type II akibat dari tidak sensitifnya reseptor insulin terhadap insulin yang sudah tersedia. Pada kelompok ini diit khususdiajurkan untuk menurunkan BB dan diberikan tablet untuk merangsang pankreas untuk mensekresi lebih banyak insulin. Karena tidak dibutuhkan insulin maka diabetes tipe II dikenal sebagai NIDDM (Non Insulin Dependent Diabetes melitus). Wagner (1983) membagi Ulkus kaki diabetik menjadi enam tingkatan , yaitu :
Derajat 0 : Tidak ada lesi terbuka, kulit masih utuh dengan kemungkinan disertai kelainan bentuk kaki seperti “ claw callus “.
Derajat I : Ulkus superfisial terbatas pada kulit.
Derajat II : Ulkus dalam menembus tendon dan tulang.
Derajat III : Abses dalam, dengan atau tanpa osteomielitis.
Derajat IV : Gangren jari kaki atau bagian distal kaki dengan atau tanpa selulitis.
Derajat V : Gangren seluruh kaki atau sebagian tungkai.
·         Diabetes Gestasional
Diabetes gestasiaonal sering terjadi pada wanita hamil yang sebelumnya tidak mengidap diabetes,sekitas 50% wanita pengidap kelainan ini akan kembali ke status nondiabetes stelah Kehamilan Berakhi. Namun menungkat Diabetes Tipe II pada waktu mendatang lebih besar dari normal. Penyebab Diabetes Gestasional dipertimbangkan dengan peningkatan kesehatan energy dan kadar estrogen danhormon pertumbuhan yang terus menrus tinggi selama kehamilan. Hormone pertumbuhan dan estrogenmelanjutkan menunggu insulin dan bisa menyebabkan Gambaran  sekresi berlebihan insulin seperti diabetes tipe II yang akhirnya menyebabkan Penurunan responsivitas sel. Hormon pertumb uhanmemiliki beberapa efek anti-insulin,misalnya perangsangan glikogenolisis (penguraian glikogen) dan penguraian jaringan gemukSemua faktor ini mungkin menghadiri menimbulkan hiperglikemia pada diabetes gestasional.Wanita yang mengidap diabetes gestasional mungkin sudah memiliki gangguan subklinis pengontrolan Gram bahkan sebelum diabetesnya muncul.

C.     Gejala Penyakit Diabetes Melitus
Tanda awal yang bisa diketahui itu seseorang menderita Diabetes Melitus atau kencing manis yaitu dilihat langsung dari efek Peningkatan kadar gula darah, dimana Peningkatan kadar gula dalam darah mencapai nilai 160 - 180mg / dL dan udara senior (air seni) penderita kencing manis yang mengandung gula (glukosa), jadi air seni sering dilebung atau dikerubuti semut. Penderita diabetes melitus Umum menampakkan tanda dengan jumlah air urin yang dikeluarkan lebih banyak, sering atau cepat merasa haus/dahaga, lapar yang berlebihan atau makan banyak, frekuensi urin meninggkat/kensing terus, kehilangan berat badan yang tidak jelas sebabnya, kesemutan / mati rasa pada ujung syarafditelapak tangan,cepat lelah dan lemah setiap waktu, mengalami rabun penglihatan beroperasi tiba-tiba, bila luka /tergores lambat pulihnya dan mudah terkena infeksi terutama pada kaki.
Kondisi kadar gula yang drastis menurun akan cepat menyebabkanseseorang tidak sadarkan diri bahkan berangkat babak koma. Perbedaandiabetes melitus bisa berkembang dengan cepat waktu ke waktu dalamhitung minggu atau bulan, Terutama pada seorang anak yang menderita penyakit diabetes mellitus tipe 1. Lain berbicara pada penderita diabetes mellitus tipe 2, Umum mereka tidak meningkat berbagai fakta diatas.Padahal mereka mungkin tidak tahu telah menderita kencing manis Menurut Supartondo, gejala-gejala oleh Diabetes Melitus pada usia lanjut yang seringditemukan adalah katarak, Glaukoma, Retinopati, Gataal keseluruhn badan, Pruritus vulvae, Infeksi bakteri kuliat, Infeksi jamur dikulit, Dermatopi, Neuropati perifer, Neuropati mendalam, Amiotropi, Ulkus Neutropik, Penyakit ginjal, Penyakit kapal darah perifer, Penyakit coroner, penyakit kapal darah otak, dan Hipertensi.

D.    Pegobatan Penyakit Diabetes Melitus
Pengobatan  diabetes mellitus adalah secara Terus menormalkan kadar Gramdarah dengan variasi minimum. Penelitian-penelitian terakhir mengisyaratkan itu mempertahankan Garam darah senormal dan sesering mungkin bisa mengurangi angka kesakitan dan kematian. Pengobatan yang dapat diterapkan antara lain adalah ;
Insulin: pengidap diabetes tipe I memerlukan terapi yang insulin. Tersedia berbagai jenisinsulin dengan asal dan kemurnian yang berbeda-beda.insulin juga berbeda-beda dalam aspek saat awitan kerja, waktu puncak kerja, dan lama kerja. .pengidap diabetes tipe II, Meski dipertimbangkan tidak bergantung insulin, juga bisa Terima manfaat dari terapi insulin. Pada pengidap diabetes tipe II, mungkin terjadi defisiensi pelepasan insulin atau insulin yangdihasilkan kurang efektif karena meningkat sedikit perubahan.
Pendidikan Dan Kepatuhan Terhadap diet: Adalah Komponen Penting Lain PADA pengobatan diabetes tipe saya dan II Rencana diet diabetes dihitung secara individu bergantung pada kebutu hanpertumbuhan, rencana penurunan berat(biasanya untuk pasiendiabetes tipe II), dan tingkat aktivitas. Distribusi kalori biasanya 50-60% dari gramkompleks, 20% dari protein, dan 30% dari gemuk Diet juga meliputi serat, vitamin, danmineral. Sebagian penderita diabetes tipe II meningkat pemulihan kadar Gram darahmelanjutkan normal hanya dengan intervensi diet karena keberadaan peran faktor kegemukan.
Program Olahraga: terutama untuk review pengidap diabetes tipe II, Adalah intervensi terapetik ketiga untuk diabetes mellitus. Olahraga, digabung dengan memang diet, akan mendorong Penurunan berat dan bisa mening katkankepekaan insulin. Untuk tipe keduadiabetes,olahraga terbukti bisa meningkatkan penggunaan Gram oleh sel jadi kadar Gramdarah turun. Olahraga juga bisa meningkatkan kepekaan sel terhadap insulin.
Kesimpulan
Diabetes  melitus (DM) adalah penyakit menahun yang ditandai dengan kadar glukosa darah melibihi batas normal. Apabila penyakit ini dibiarkan tak terkendali maka akan menimbulkan komplikasi-komplikasi yang dapat berakibat fatal, termasuk penyakit jantung, ginjal, kebutaan, dan mudah terkena ateroskelosis. Penyakit ini dpat dikontrol dengan cara pola hidup dan olah raga yang teratur. penyakit  Diabetes Militus (DM) ini sangat brrbahaya dan menakutkan. Banyak sekali faktor yang menyebabkan seseorang menderita penyakit Diabetes Militus. Seperti conohnya, Obesitas(berat badan berlebih),faktor genetis, pola hidup yang tidak sehat (jarang berolah raga), kurang tidur, dan masih banyak yang lainnya.
Referensi
Brunner and Suddarth. 2006. Buku Ajar : Keperawatan Medikal Bedah Vol. 2. Jakarta: EGC.
Corwin, Elizabeth. 2001. Buku Saku Patofisiologi. Jakarta: EGC Guyton
Guyton ,1996 . Fisiologi Manusia dan Mekanisme Penyakit . Jakarta: EGCIrianto, Kus. 2004
Herdman, T. Heather (ed). 2012. Diagnosis keperawatan : definisi dan klasifikasi 2012-2014. Jakarta: EGC.
Irianto , kus, 20004. Struktur dan Fungsi Tubuh Manusia untuk Paramedis. Bandung
Padila. 2013. Asuhan Keperawatan Penyakit Dalam. Yogyakarta: Nuha Medika





10 komentar:

  1. Wah maksih bnyak informasinya kaka. Sangat bermanfaat

    BalasHapus
  2. Informasinya sangat bermanfaat dan mudah dipahami terima kasih 😊

    BalasHapus
  3. Terimakasih menambah wawasan untuk para pembaca yang belum mengetahui penyakit diabetes yang sering terjadi di masyarakat

    BalasHapus
  4. Terimakasih infonya sangat membantu

    BalasHapus
  5. Keren ka,, mksh infonx,,, semangat nulisnx

    BalasHapus
  6. Bermanfaat bangett kak blog nyaa jadi sukakk 😭😭

    BalasHapus
  7. terima kasih infonya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  8. Sangat menambah wawasan. Terima kasih infonya kak

    BalasHapus

Penyakit Diabetes Melitus Yang Sering Terjadi di Masyarakat Pendahaluan Diabetes mellitus adalah penyakit hiperglikemia yang ditanda...